20 Tahunku

by - 9:30 AM

kali ini aku mau menceritakan soal... Ulang Tahun. hehe
jadi ceritanya nih, di Bulan Juli 2013, tepatnya tanggal 1 kemaren, usiaku bertambah.. maaf ya, aku udah bukan teenager lagi,hiks. masa teenagerku sudah sirna digantikan kepala dua, 20 tahun Men! 
yap. setiap kali ulang tahun emang tak lepas dari huru hara tepung, telur, kecap, air dsb.. begitu pun aku, sialnya ulang tahunku ini kena serangan dari my beloved friend..
chek it out......................................


ngakunya, siang-siang bolong ketika aku sedang sibuk dengan kerjaanku (blogging), tiba-tiba si Blue telpon, dengan nada sok dibikin panik, dia menyuruhku untuk segera ke kosnya.. alasannya sih " wing, cecepuh marah. buru sini ke kosku.. nyusul cecepuh lagi ke wp dy.. jemput aku, motorku baru dipinjem" aku yang tengah mendengar cerocosnya via telpon cuman bisa mangap gak tahu mesti ngomong apa.. "hah??"
kemudian si Blue maksa-maksa. yahudah deh, aku langsung menuju kosnya. ada firasat tidak enak. ada. dan aku merasakannya.
lalu aku dan Blue menuju WP tempat dimana cecepuh dinyatakan marah. gara-gara, katanya sih.. mau ngerjain tugas MP gitu, trus tiba-tiba ada perbedaan pendapat antara Blue dan Cepuh, sehingga cecepuh ngambek, lalu melarikan diri ke WP.. 
karena jarum putih di bensin mengarah di warna merah, aku pun berhenti dulu di pombensin, untuk memberi minum motor kesayanganku ini. dan lagi, Blue berulah dengan mengangkat telpon yang katanya dari Cepuh, bilang kalau ditengah perjalanannya si ban motor Cepuh gembes. kita disuruh cepet nemuin si Cepuh yang tengah dipinggiran jalan meratapi ban gembesnya. lokasinya di belakang polines. 
sesampai di TKP ban gembes, si Cepuh pun merengek-rengek kayak anak kecil "aaahh uwing, ban ku gembes. duh, bantuin doronggg.." 
aku pun segera melirik ban motor Cepuh, lalu bertanya "mana yang gembes? masih seger gitu kok ban mu?" 
terus cepuh beralibi "hih.. motorku tuh emang gitu, jadi gembesnya itu didalem, gak kelihatan, harus di bawa ke tubbles, kalo tambal ban biasa tuh gakbisaa.." katanya.
"yahudah ayo bawa" kataku. aku masih tetap duduk diatas motorku.
"ih.. dorongin" katanya.
"lah kok enak banget ngomongnya, ya kamu to yang dorong.." kataku.
lalu cepuh ngomong lagi, "aku nggak mau dorong.. kamu aja wing"
ladalah.. enak banget ngomongnya, motor-motor siapa.. gembes yang gembesin siapa.. "lah emang aku apamu, mbok suruh dorong!haha"
terus terjadi kongkalikongan antara siapa yang mau dorong tuh motor. lalu Blue dan Cepuh mulai geram padaku yang masih duduk diatas motor. aku disuruh turun dari motor. tapi aku gak mau. ada firasat aneh bilamana aku turun dari motor. dan firasat itu pun benar terjadi. mereka berdua menyeretku dengan paksa untuk turun dari motor. 
mereka membawaku ke pohon dan diikatkannya tubuhku dengan sehelai rafia lalu dililitkan sehingga tubuhku tak bisa lepas melarikan diri. kemudian ada 2 orang datang dengan membawa persenjataan mereka, tepung,kecap,air campur terasi.. mereka adalah cytra dan jupe . ternyata selama insiden ban gembes tadi, mereka berdua sedang ngumpet dibalik portal belakang polines. 

lalu tubuhku yang tak berdaya ini diserang bertubi-tubi oleh mereka. ada pula yang membantu, entul dan peni yang tiba-tiba datang lalu ikut menyerangku secara bertubi-tubi. mukaku, bajuku tak luput dari serangan tepung. ditambah lagi dengan telur yang seenak jidatnya mereka diceplokin ke aku. dan yang lebih parah adalah, mereka menghujaniku dengan air campur terasi yang baunya naudzubillah....
motorku, helmku dan maskerku tak luput dari serangan mereka.


setelah senjata mereka habis ditumpahkan ke aku semua, mereka pun pergi dan meninggalkanku sendiri di bawah pohon dengan tubuh terikat. banyak orang lewat yang melihat insiden ini. dan aku sendiri dengan tubuhku yang tak layak pandang ini, berusaha melepaskan ikatan tali rafia. sendirian.





You May Also Like

1 comments

  1. salam http://muhzaen.blogspot.com

    Salam blogger Jepara

    ReplyDelete

silahkan berkomentar sesuka hati disini..