Perburuan yang tak sia-sia

by - 9:04 PM


“Ada kabar gembira untuk anak kos!” kata Atika dengan girang dan wajah berseri-seri.
“hah, apa?” aku pun langsung antusias. Padahal belum tahu kabar apa tapi dengan melihat ekspresinya yang kesenengan aku yakin pasti ini kabar gembira beneran.
“ada seminar gratis dan dapat makan siang!” katanya dengan mata berbinar.
“benarkah? Seminar apa?” tanyaku. Aku pun turut senang dengan kabar gembira yang dibawanya. Aku yakin setiap anak kos pasti senang mendengar kabar itu.
“apa ya? Gak tahu seminar apa. Gratis gitu. Udahlah dateng aja yang penting dapat makan. Lumayan kan ngirit!”
“hahaha.. kapan dan dimana?”
Atika pun menjawab pertanyaanku. Seminar gratis itu bertempat di Gedung Soedharto Undip pukul 09.00 pada tanggal 20 Oktober 2015. Dia belum tahu itu seminar apa, katanya kalau mau tahu itu seminar apa, datang aja besok! Lalu aku pun mengiyakan. Selain dapat ilmu dari seminar yang berlangsung, sebenarnya yang menjadi inceran utama adalah dapat makan. Kapan lagi kan ada gratisan? Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Ya beginilah nasib anak kos tingkat akhir yang gak berduit. Hehehe.
Kami pun datang ke lokasi seminar. Dipintu masuk sudah ada panitia yang membagikan snack dan hoody bag yang berisi notes dan bolpen. Lumayan lah. Tak lupa kita memasukan nama, fakultas dan nomor telpon di buku tamu yang telah disediakan. Ketika memasuki ruangan, aku pun langsung membaca mmt yang terpasang di podium. Tulisannya adalah “pembekalan calon wisudawan : innovative leadership, pembelajaran memasuki dunia kerja”dan seminar ini dihadiri oleh Budi Sutiyono dari Indofood dan Suryo Suwigno dari philips. Dalam hati pun aku bertanya-tanya, pembekalan untuk calon wisudawan? Oh ini untuk calon wisudawan periode oktober, sedangkan aku? Lulus aja belum! Ya tapi bagaimana pun juga aku tetap calon wisudawan undip, entah wisudanya kapan~
Materi pertama disampaikan oleh Budi Sutiyono dari indofood. Pak Budi menuturkan dan memotivasi audiens dalam bersikap dan bertindak. Ia selalu menegaskan kepada para audiens untuk selalu berifikir positif. Sebab, attitude yang baik menentukan nasib seseorang. Ia pun menuturkan tentang sikap mental dalam menghadapi segala hal harus dengan positif. Motivasi dalam diri diperlukan untuk menuju kesuksesan.
Pak Budi tidak hanya memberi materi saja namun ia pun memotivasi para calon wisudawan kiat-kiat untuk terjun ke dunia pekerjaan, terutama bila ingin berkecimpung di indofood. Secara tidak langsung, Pak Budi pun memberi gambaran tentang pekerjaan di Indofood, siapa tahu para calon wisudawan berkenan untuk mendaftar kerja di Indofood dengan memasukan CV dan melaksanakan test-test yang akan diberikan oleh pihak Indofood. Sayangnya, yang dibutuhkan kebanyakan lulusan dari teknik mesin, kimia dan gizi.
Setelah Pak Budi selesai menyampaikan materinya, Pak Suryo Suwigno CEO Philips mengambil alih podium. Beliau pun menyampaikan motivasi kepada audiens dengan quotes-nya. Pak Suryo menyampaikan materi dengan enak dan tidak terlalu kaku, sehingga  audiens pun nyaman mendengar apa yang dilontarkannya.
Aku pun menulis beberapa quotes yang diucapkan oleh Pak Suryo :

“Time is money!” beliau mengatakan waktu adalah uang. Jangan sia-siakan waktu hanya untuk bermalas-malasan, sebab waktu tidak akan pernah kembali. Waktu adalah uang, gunakan waktu sebaik-baiknya. Lalu beliau mengucapkan “musuh terbesar adalah waktu”.
“Hidup itu seperti mengancingkan baju. Bila awalnya kita sudah salah, maka semuanya pun akan salah. Tidak pas” jadi, bila kita melakukan sesuatu perbaiki dulu niatnya. Bila niatnya saja sudah buruk, bagaimana hasilnya bisa baik? Lalu langkah pertama dalam melakukan tindakan pun harus diperhatikan, bila langkah pertama saja sudah tidak sesuai, lantas langkah berikutnya pun akan menyesuaikan langkah pertama. Salah!
“setiap mahasiswa pemilik IP punya kesempatan yang sama. Namun dunia meng”judge” berbeda. Sebab, bila bekerja tidak ditanya IP berapa” kata beliau. Well, untuk para mahasiswa yang tidak memiliki IP tinggi atau Cumlaude, jangan berkecil hati.
“kesuksesan anda di masa lalu is “guarantee nothing”. Ibarat kata seperti pengemudi bila mengendarai kendaraan tidak akan melihat spion terus-terusan, sebab spion hanya untuk ngechek saja” kelakar Pak Suryo. Ya, kita hidup di masa sekarang, masa lalu hanyalah cerita. Masa lalu sebagai ajang intropeksi diri supaya masa sekarang lebih baik lagi.
Pak Suryo pun menjelaskan tentang kesuksesan. Apa itu definisi sukses? Kata beliau, sukses adalah untuk orang yang berani mengambil resiko. Sukses tidaknya seseorang hanya dirinya sajalah yang tahu. Karena kesuksesan setiap orang berbeda-beda.
Beliau pun turut menuturkan bahwa sukses adalah orang yang bisa merespon perubahan. Seorang pekerja tidak akan selamanya mulus, pasti ada kerikil-kerikil tajam yang akan dilaluinya. Apakah ia sanggup melewatinya?
“whatever happened to you that does not kill you, but you become stronger” seperti lagunya Kelly Clarkson, what doesnt kill you makes you stronger, stand a little taller.. percayalah, kerikil-kerikil tajam yang menempamu tidak selamanya buruk. Itu menguatkanmu!
“start early and move fast!” ya, orang sukses tidak lamban. kalau bahasa kerennya sekarang adalah gercep ; gerak cepat. camkan itu baik-baik wahai manusia... yang ingin sukses.
“action speaks louder than words!” nah ini nih yang biasanya omdo, tindakan diperlukan daripada cuap-cuap belaka tak ada artinya.
Dan yang terpenting dalam kehidupan kita adalah “follow your heart”. Bila Orang lain hanya berkomentar  biarkan saja, sebab yang menjalani kehidupan ini adalah kita. Mereka hanya melihat dan berkomentar saja.
Nah, banyak sekali quotes yang diberikan Pak Suryo untuk kemajuan diri para calon wisudawan undip. Sebelum materi berlangsung, MC pun menantang para audiens untuk mengutip apa yang disampaikan Pak Suryo untuk di share di twitter dengan tagar hastag #bincangphilips dan  di mentionkan ke @philips_id. Siapa gerangan yang ngetweet menarik akan ada hadiah dari philips yang akan dibagikan untuk para pemenang. Nah selama pemberian materi pun aku ngetweet beberapa quotes yang dilontarkan oleh Pak Suryo. Dan alhamdulillah, aku menjadi pemenang tweet menarik dan mendapat hadiah speaker kecil warna hijau dari philips. ada 3 pemenang, selain aku ada juga Alwan dan Pepi, semua dari Fib Undip!
Para pemenang maju ke depan podium lalu Pak Suryo pun memberikan hadiahnya secara langsung kepada kami. “wah ini ya yang pada mau wisuda besok?” Alwan dan Pepi pun mengiyakan sedangkan aku hanya tersenyum saja. iya pak, wisudanya besok, besoknya lagi~
Materi ketiga adalah dari psikologi yang menuturkan tentang kiat melamar pekerjaan. Dari wawancara hingga test yang berlangsung di suatu pekerjaan. materi ketiga ini menjelaskan tentang bagaimana bila seseorang melakukan wawancara saat melamar pekerjaan.
Nah, hal utama yang harus di lakukan adalah : senyum! First impression itu perlu, ya kisanak! Selama wawancara berlangsung kamu harus menjelaskan siapa dirimu, bila kamu mengikuti organisasi, jelaskan kontribusmi apa selama mengikuti organisasi tersebut. Sebab, itu akan menambah nilai plus untuk dirimu. Tunjukan sikap terbaikmu, jangan terlalu hanyut. Saat wawancara perlu ada tameng untuk pelamar dan pewawancara.
Opening interview :
1.       Memberi salam
2.      Berjabat tangan hangat
3.      Percakapan ringan
4.      Perkenalan diri
Saat wawancara, kita pun akan diminta oleh pewawancara untuk menanyakan sesuatu terkait perusahaan. Dan kita pun kudu menanyakan hal yang bermutu sehingga bisa menaikan kualitas diri kita. Pertanyaan yang tidak dianjurkan adalah “pengumumannya peserta wawancara yang lolos kapan?” lebih baik jangan menanyakan hal tersebut kepada pewawancara. Cari pertanyaan yang bermutu untuk ditanyakan.
Company assesment :
1.       Working activity
2.      Skill development
3.      Communication
4.      Creativity
5.      Diciplined
6.      Loyalty
7.      Honor
Hal tersebut adalah yang diperlukan dalam diri seseorang untuk memasuki suatu perusahaan. Persiapkan dirimu sekarang juga wahai calon pekerja~
Saat mendaftar pekerjaan pun ada test tertulisnya. Nah, itu juga dijelaskan saat materi ketiga ini berlangsung. Persiapan untuk menghadapi psikotest :
1.       Fisik
2.      Datang lebih awal
3.      Fokus
4.      Dengar instruksi
5.      Kerjakan semampunya
6.      Sebagian besar soal test menggunakan kemampuan analisis berpikir
7.      Pakai jam tangan
8.     Alat tulis lengkap
 Saat psikotest dianjurkan untuk mengerjakan yang mudah dahulu. Karena waktu akan terus berjalan. Bila berpikir hanya untuk beberapa soal yang sulit saja akan mengahabiskan banyak waktu.

thats all. Seminar yang sangat keren, bisa memotivasi para mahasiswa yang akan terjun ke dunia kerja dan disitu diberikan kiat-kiat dalam menghadapi sederet test dalam melamar pekerjaan. dan tentunya seminar ini gratis lalu dapat makan siang! Nyam nyam.. perburuan yang tidak sia-sia. Selain dapat yang gratis-gratis, kita pun bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan kita sekarang dan yang akan datang.

You May Also Like

0 comments

silahkan berkomentar sesuka hati disini..