Lomba Pustakawan Tingkat Jawa Tengah Tahun 2019

by - 10:47 AM



Banyak sekali orang yang mempertanyakan mengenai profesi pustakawan. Pertanyaan yang selalu terlontar dari kebanyakan orang diantaranya adalah "kamu sebagai pustakawan ngapain aja? duduk-duduk aja sambil nata buku? atau youtube-an?"

Well, agak keki juga sih ditanya pertanyaan begitu. Orang selalu mengira bahwa pustakawan itu kerjanya cuma nata buku sama duduk, all day long! Bukan, bukan seperti itu. Banyak sekali pekerjaan seorang pustakawan. Jika kau tidak bisa melihat langsung dilapangan, janganlah dulu berkomentar yang tidak-tidak. Jika aku jelaskan tentang pekerjaan seorang pustakawan, kau pun akan geleng-geleng kepala karena banyak sekali to do list-nya. 

Nah, aku adalah seorang pustakawan di SMK Negeri 2 Jepara. Kuliah aku memang ambil jurusan perpustakaan di Universitas Diponegoro, Semarang. Mungkin ada yang baru tahu kalau Undip ada jurusan ilmu perpustakaan? Memang bukan jurusan favorite, tapi peminatnya cukup banyak. Paling banyak memang yang terperosok di jurang sih wkwkw. Aku bukan salah satunya. Aku sedari SD memang suka ke perpustakaan untuk baca novel, kalau beli buku kan mahal udah gitu di Jepara nggak ada tuh toko buku semacam Gramedia atau Gunung Agung. Jadi, aku hanya bisa baca buku ketika aku datang ke Perpusda Jepara. Bukunya update dan banyak. Aku memanfaatkan Perpusda Jepara dari SD sampai SMA. Aku adalah pengunjung tetap, sampai para petugas hapal dengan ku. Dan sekarang, aku bekerja di perpustakaan SMK di Jepara. Yah, passionku memang di perpustakaan. Ada cita-cita dalam diri aku untuk mengembangkan perpustakaan dengan baik, agar tidak selalu dipandang sebelah mata. Aku ingin adek-adekku si SMK suka main ke perpustakaan, untuk mencari informasi ataupun meminjam buku. Aku ingin adek-adekku suka membaca, udah itu aja. Seperti yang Allah perintahkan kepada Nabi Muhammad untuk selalu iqra' atau bacalah.

Pada tanggal 23 April 2019, tiba-tiba kepala sekolahku memberitahu bahwa aku disuruh untuk ikut lomba pustakawan tingkat Jateng dan seleksi di cabdin II pada tanggal 30 April 2019. What!! Ini mendadak dangdut guys, persiapan hanya 1 minggu. Mana yang disipain banyak banget. Karya Ilmiah Best Practice, portofolio, laporan kinerja perpustakaan, laporan penyelenggaraan perpustakaan, video best practice dll. Kaya orang gila aku mempersiapkan itu semua. Untung saja sebelum lomba ini ada Bimtek di Provinsi tentang penulisan karya ilmiah best practice, dan sudah ada gambaran aku untuk membuatnya. Judul best practiceku adalah IGA BAPER (Instagram BacaPerpustakaan) sebagai Upaya untuk Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik SMK Negeri 2 Jepara. Selama persiapan ini pun aku konsultasi dengan Kepala Perpustakaan SMA Negeri 1 Jepara, Pak Yanuar yang tahun 2017 lalu mendapat peringkat 1 pustakawan berprestasi tingkat nasional. Terimakasih pak yan atas bimbingannya!

Seleksi di Cabdin II dilaksanakan di SMA Negeri 1 Demak. Ada guru, kepala sekolah, kepala Tu, pustakawan dan laboran yang mengikuti seleksi. Seleksi berlangsungdengan baik. Aku pun dites tertulis, soal-soal tentang kepustakawan dan perpsuatakaan. Setelah itu aku bimbing oleh Pak Ade, pengawas yang memberikan arahan untuk  persiapan lomba pustakawan tingkat provinsi yang diadakan pada tanggal 13 Mei 2019.

Setelah seleksi, berikutnya adalah pengumpulan berkas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah di Semarang. Berkas yang dikumpulkan adalah best practice 3 rangkap, biodata dan softfile di flashdisk yang berisi portofolio serta ex-banner tentang best practice.

13 Mei 2019 di Hotel Noormans, Semarang lomba berlangsung. Aku berangkat bersama Pak Harmanto, pengawas yang turut mengikitu lomba, Bu Santi, guru SMK Negeri 1 Bangsri, dan Pak Supaan, kepala sekolah SMK Negeri 3 Jepara. Kami bersama mengendarai mobil pak Harmanto.

Sampai di hotel, aku pun melakukan pendaftaran ulang dan check in. Aku sekamar sama temenku Bimtek, Yesi pengelola perpustakaan SMK Negeri 1 Purwodadi. Nah, Yesi ini temen yang aku rempongin selama persiapan lomba. Galau-galau bareng, gila-gila bareng juga wkwkwkw. 

Jam dua ada upacara pembukaan, semua dari kepala sekolah, kepala TU, guru, pustakawan dan laboran kumpul jadi satu di ballroom. 


Pukul 15.30 diadakan tes tertulis. Pertanyaan untuk pustakawan ada 10 soal. Pertanyaan diantaranya adalah tentang perbedaan perpustakaan tradisional dan modern, jabatan fungsional, angka kredit pustakawan, tentang library 2.0, tentang RDA dan ALA, dll.  

Setelah selesai tes tertulis, jam selanjutnya adalah Ishoma, it means buka puasa.  

Kemudian dilanjukan tes selanjutnya yaitu wawancara kinerja dan presentasi best practice, jika malam ini belum selesai maka akan dilanjut keesokan harinya. Aku mendapatkan antrian nomor 11. Nomor urut 1-9 melakuan presentasi sedangkan nomor urut 10-18 melakukan tes wawancara kinerja. 

Dalam tes wawancara kinerja ada 2 juri yang menanyakan beberapa pertanyaan untuk peserta. Pertanyaan itu berdasarkan portofolio yang aku buat. Tentang pekerjaan sebelumnya, tentang perpustakaan yang aku kelola, program kerja, kemudian pelayanan, pengolahan, otomasi perpustakaan dan hal umum tentang perpustakaan. Lalu, menanyakan juga tentang hasil karya yang telah aku buat, ditanyain pernah menulis buku tidak, kalau iya buku apa, diterbitkan dimana. Pertanyaan lain juga mengenai prestasi yang pernah didapat itu apa saja.

Hari berikutnya adalah melanjutkan presentasi best practice. Tak lupa bawa ex banner yang berisi tentang best practice yang dibuat, itu menjadi salah satu syarat untuk mengikuti lomba ya. 
Banner Best Practice
Selama presentasi ada ajaa kejadian yang tidak mengenakkan. Pertama, pakai laptopnya salah satu peserta lomba, otomatis power point ku agak berantakan. Sebagai pelajaran kedepan, lebih baik saat presentasi menggunakan laptop sendiri. Soalnya beda. Ada satu slide yang berantakan. Tapi yaudahlah. Kedua, mic mati gak bisa menyala. Untung pas pembukaan. Kemudian juri meminta untuk tidak usah menggunakan mic. Ketiga, pointer warelessku tiba-tiba gak nyala, akhirnya aku minta ijin untuk menghentikan sementara dan beralih menggunakan pointer peserta lain. Oh My God, deg-degan guys!!! Tapi setelah semua terkendali, alhamdulillah berjalan lancar. Setelah menjaskan tentang best practiceku yang menggunakan instagram sebagai promosi perpustakaan, para juri pun memberi beberapa pertanyaan tentang best practice-ku ini. 

Presentasi berakhir pukul 12.00 siang, tak lupa kami para peserta yang presentasi hari itu pun berfoto dengan para dewan juri. Nah, yang sudah presentasi semalam tidak ikut :P
 
Hari ketiga adalah upacara penutupan dan pengumuman tentang pemenang dari lomba GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Berprestasi 2019 ini. Jujur saja aku sudah hopeless. Mengingat ada beberapa kendala selama presentasi dan portofolioku yang masih sedikit, serta masa kerja yang baru 2 tahun. Udah lah, aku sudah siap menerima hasilnya bahwa aku menjadi penggembira dalam acara ini. 

Pengumuman untuk juara satu pustakawan berprestasi diraih oleh Pak Sutrisno, pustakawan SMK Salatiga dan juara keduanya adalah Bu Nurma dari SMK Tengaran, Semarang, Lalu, juara tiganya.......... aku!! Kaget banget waktu diumumkan bahwa pemenangnya dari SMK Negeri 2 Jepara. Padahal aku udah pasrah. Dan Alhamdulillah, perjuangan selama beberapa hari kemarin tidak sia-sia. Membawa hasil dengan membawa nama SMK Negeri 2 Jepara ditingkat provinsi ini. Barakallah. 




Penghargaan diberikaan oleh PAk Gatot Bambang, selaku kepala dinas pendidikan dan kebudapaan provinsi Jateng. 

Semoga dengan adanya penghargaan ini, kita semua bisa terus semangat mengembangkan diri dan perpustakaan lebih baik lagi.

You May Also Like

14 komentar

  1. wah, sama-sama alumni UNDIP kita, tapi aku angkatan tua banget. hahahaha
    selamat ya, menang lomba pustakawan. saya dulu juga kerja di dinas pendidikan provinsi jateng :)

    ReplyDelete
  2. Keren mba...aku pun cita2 banget pengen kerja di perpustakaan atau toko buku, sekarang jadi guru dulu deh hehe

    ReplyDelete
  3. Selamat Mbak..hebat sekali bisa menyabet juara. Semangat yang patut diteladani .

    ReplyDelete
  4. Wahhh selamat kakak
    Semoga impiannya bisa tercapai😉

    ReplyDelete
  5. Wah, aku dulu punya cita-cita jadi pustakawan mbak, tapi ternyata cuma cita-cita. Hehehe... Jadilah pustakawan di perpustakaan pribadi aja :D

    ReplyDelete
  6. waaahhhh.. selamat ya mba! sukses terus! saya juga salah satu penggemar perpustakaan. Dimana saya tinggal, disitu sebisa saya untuk buat kartu perpus hehe.

    ReplyDelete
  7. Turut senang mbak :D. Tiada hasil yang menghianati usaha ya. Saya juga selalu kagum dengan orang yang menekuni profesinya sepenuh hati.

    ReplyDelete
  8. Segala sesuatu memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Btw congratulation for u. Semoga nanti ada prestasi lain yang membuntuti yaaa..

    ReplyDelete
  9. Akhirnya yang ditunggu-tunggu mengudara juga, selamat ya mbaaaak ternyata dibalik semua ini banyak sharing juga ya sama pustakawan lain. Keren lahhhh mbak tuinggg, semoga tahun depan bisa maju ke tingkat nasional. Aamiin

    btw itu mbak yesi, apa mbak yesi yg seangkatan sama mbak?

    ReplyDelete
  10. kereen kak artikelnya..
    mampir ke blog saya juga yaa kak

    ReplyDelete
  11. waaa selamat Kak~~ keren banget..
    Aku juga suka banget sama perpustakaan, dulu pernah jadi pengunjung terajin malah haha karena aku doang yang dateng hampir tiap hari :" boleh dong kak share kerjanya pustakawan itu apa ajaa aku juga pengen kepo...

    ReplyDelete
  12. Selamat mbak sudah berhasil mendapat juara ke tiga sukses selalu...btw menurutku pustakawan pekerjaan yg menarik

    ReplyDelete
  13. wahhh! hebat mbak! Sukses trus

    ReplyDelete

silahkan berkomentar sesuka hati disini..