Review Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

by - 3:19 PM

Film pertama di tahun 2020 yang aku tonton adalah berjudul Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Film ini rilis pada tanggal 2 Januari 2020. Sebagai film pembuka di tahun 2020, film ini cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia. Film NKCTHI dengan tagline "setiap keluarga punya rahasia" ini menyajikan tontonan yang bisa ditonton bersama keluarga. 
picture by liputan6.com


Film NKCTHI disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko yang tidak perlu diragukan lagi ia dalam menyutradarai sebuah film. Film lain karya Angga yang menarik untuk ditonton adalah Filosofi Kopi 1,2, Surat Dari Praha dlsb.

Oke, untuk film NKCTHI menceritakan sebuah keluarga yang dari luar terlihat hangat dan harmonis. Peran ayah ( Donny Damara) yang selalu menekankan kepada keluarganya untuk selalu bersikap bahagia dan menghalau rasa sedih, ia pun sangat mengupayakan keluarganya untuk selalu tercukupi kebutuhan materi.

Keluarga tersebut memiliki 3 orang anak, Angkasa (Rio Dewanto), Aurora (Sheila Dara) dan Awan (Rachel Amanda). Mereka 3 bersaudara yang memiliki cerita hidup yang berbeda dan karakternya pun berbeda. Angkasa, dari kecil sudah diberi beban oleh ayahnya untuk selalu menjaga kedua adiknya, Aurora dan Awan. Lalu, anak kedua yakni Aurora merupakan anak yang bertalenta dan cenderung paling serba-bisa-sendiri, namun disisi itu ia menanggung beban cukup dalam, merasa keluarganya tidak perhatian kepadanya. Sedangkan anak bungsu adalah Awan, yang mana sebagai pusat semesta di keluarganya. Ayahnya terlalu protektif padanya, niatnya baik, tapi jatuhnya terlalu mengekang sehingga ia tidak pernah merasakan sedih dan selalu mendapatkan apa yang ia inginkan.

picture by hipwee.com

Konflik keluarga disini cukup menguras emosi. Dari anak pertama sendiri, Angkasa, beban berat sebagai kakak paling tua, menjadi bom waktu karena ia selalu disalahkan oleh ayahnya apabila terjadi sesuatu dengan adiknya. Tekanan juga didapat dari pacarnya yang meminta ia untuk mengikatkan hubungan kearah serius. 

Aurora, sebagai anak kedua dan merasa bahwa dirinya tidak diperhatikan oleh keluarga. Sehingga dia terlalu menyibukkan dirinya untuk melupakan keresahan terhadap emosi yang ia rasakan. 

Awan, anak bungsu yang selalu diperhatikan oleh orangtua, terutama ayahnya. Apapun yang ia minta selalu ia dapatkan. Disekolah maupun dukuliah ia selalu mendapatkan juara saty. Hingga ia dewasa dan bekerja di sebuah firma, ia baru merasakan kegagalan pertamanya. Ia dipecat karena tidak bisa bekerja dengan tim. Kegagalan kedua adalah soal asmaranya. Ia bertemu dengan Kale (Ardhito Pramono), seorang manajer Band yang Awan gandrungi. Kale datang ke kehidupan Awan dan memberikan rasa yang sebelumnya ia tak pernah rasakan, kebebesan. Hingga menurut Ayahnya, ia berubah dan menjadi pembangkang gara-gara selalu berhubungan dengan Kale. Dan ujungnya, Kale tidak bisa memberikan komitmen yang Awan inginkan. Kale bilang "kebahagiaan itu diri sendiri yang menciptakan, bukan orang lain". Dan, Awan memang terlalu menggantungkan kebahagiaan kepada Kale. 

Setiap manusia mempunyai kegagalan dalam hidupnya masing-masing, dan itu wajar. Itu yang namanya hidup, ada ups and downs. Dari film ini kita bisa belajar bahwa kesedihan dan kegagalan itu hal yang wajar, jadi normal saja jika kita merasakan emosi tersebut, bukan malah menutupi atau menghalaunya. Dan tentunya yang bisa menolong diri kita adalah kita sendiri, bukan orang lain. Dan perasaan marah tentu saja itu wajar, namun tergantung kita juga bagaimana meluapkannya. Akan lebih baik disalurkan dengan tindak yang bijak, untuk diri kita sendiri.

picture by hipwee.com


You May Also Like

28 komentar

  1. ini seperti lagu yang judulnya "ingatlah hari ini" sepertinya bagus nih film ditonton dari trailer nya

    ReplyDelete
  2. Pengen nonton ini.. tapi sudah lama gak ke bioskop.. huhuhu..

    ReplyDelete
  3. harap2 filem ini masuk ke bioskop di malaysia soon...

    ReplyDelete
  4. Belum sempat nonton filmnya, padahal lumayan seru juga ya kalo baca sinopsisnya. Semoga saja nanti tersedia secara online.:D

    ReplyDelete
  5. Mau nanton filmnya tapi nanti kalau sudah ada di nonton online 🙂

    ReplyDelete
  6. banyak pesan positifnya sih film ini, jadi memang cocok banget di tonton bareng keluarga :)

    ReplyDelete
  7. Saya malah tidak menonton filmnya, tapi saya membaca bukunya hahahahha. Kata teman-teman filmnya bagus

    ReplyDelete
  8. Satu hal, saya sangat suka aktingnya Awan alias Rachel Amanda, natural dan gemesh lihatnya, hehe..

    Dan gk suka sama Kale, dia jahad! Haha..

    ReplyDelete
  9. Wahhh ak juga suka banget sih sama film ini, selain menginspirasi juga filmnya asik buat ditonton. Gak nyangka juga sih selama seminggu penontonnya bisa sampe 2 juta lebih di seluruh Indonesia, wajar sih pilemnya baguuusss.. Ditambah lagi ak suka banget font dari kalimat NKCTHI itu, banyak banget dicari sama desain grafis hiks

    ReplyDelete
  10. Saya juga suka filmnya mz Angga. Sejak Filosofi Kopi hingga Surat dari Praha saya nonton terus. Bahasanya khas sih.

    Tapi yang film ini terus terang belum nonton. Tiga minggu ini lagi riweh banget tentang ujian ini itu. Duh :'(

    ReplyDelete
  11. Dari review nya seru nih ditonton,, yuk lah nunggu versi online nya,, couse dsini nda ada bioskop hehe

    ReplyDelete
  12. Aaaa bagus bgt kayaknya nih buat ditonton bareng keluarga ya.. Banyak pelajaran yg bisa diterapkan dlm kehidupan sehari2

    ReplyDelete
  13. Punya bukunya dan memang bagus, kalau filmnya belum nonton karena jauh dari bioskop. Semoga nanti bisa kesampaian nonton, review nya bisa bikin pengen nonton, hehehe.

    ReplyDelete
  14. Film yang bagus sepertinya. Semoga bisa nonton juga. Biar tidak penasaran hanya dengan baca reviewnya mas Angga saja :)

    ReplyDelete
  15. Belum nonton filmnya. Dulu rencana mau baca buku NKCTHI dulu, tapi sampai sekarang belum kesampaian juga :D

    ReplyDelete
  16. wah, harus nonton bareng suami sih ini.. :D

    ReplyDelete
  17. kalau saya sih suka horror dan komedi kalau film Indonesia,

    ReplyDelete
  18. Emang deh NKCTHI fenomenal banget. Diawali dri Instagram, sampe jadi film.

    Aku belum nonton filmnya, tapi dugaan aku kayaknya bisa mewakili perasaan orang banyak. Artinya setiap dari kita pernah ngerasain emosi yang kayak di film itu.

    Btw, reviewnya bagus banget. Keep it up.

    ReplyDelete
  19. Udah nonton film ini. Memang bagus. Pembangunan karakter dan plotnya bagus juga. Cuma sayang, Aurora seperti kurang dapat porsi lebih panjang di film ini. Padahal dia itu tokoh yang OK dan mestinya bisa meledak sama seperti Angkasa lantaran posisinya yang di tengah. Akting Aurora bagus, diamnya itu berbicara.

    Habis nonton film ini keluar bioskop muka sembab. :D Senang karena di bioskop makin banyak film Indonesia berkualitas dan meraih perhatian penonton.

    ReplyDelete
  20. Wahhh udah ada aja reviewnya. Belum sempat nonton, tepatnya belum masuk bioskop sepanjang tahun 2020 ini

    ReplyDelete
  21. Filmnya bagus, para pemain nya juga tampil total. Namun, ada yang mencuri perhatian. Ia adalah Adhityo Pramono. Musisi yang tengah naik. Film NKCTHI adalah debutnya, dan ia tampil bagus.😃

    ReplyDelete
  22. Ulasannya bikin makin penasaran sama filmnya kak..

    ReplyDelete
  23. aku juga pernah nonton ini bareng kawan-kawan
    eh pada nangis semua mba :')
    emang si, patut diapresiasi

    ReplyDelete
  24. Bagus ya mbak filnya? Kok ada eberap blogger yang ngulas film ini yah.

    ReplyDelete
  25. baru liat cuplikan di YT, panasaran deh..

    ReplyDelete

silahkan berkomentar sesuka hati disini..