WIS-UDAH

by - 12:15 PM




Wis dalam bahasa jawa artinya sudah. Setiap cerita pasti akan memiliki akhir, jika tidak memiliki akhir itu adalah cerita lain yang ditulis Tuhan setelah akhir dari kehidupan kita di dunia. Bila kita hidup di dunia pasti akan ada kalimat “berakhir” dalam kamus hidup kita. entah itu bahagia atau sedih. Bahkan ada cerita yang berakhir dengan campuran antara sedih dan bahagia, mengambang.

Kali ini cerita yang akan aku tulis adalah “akhir” campuran antara senang dan sedih. Campuran perasaan ini terjadi pada tanggal 26 April 2016. Pukul 04.00 aku sudah bertandang ke kos Irin untuk dirias oleh Bela. Pagi banget memang, acaraku akan dimulai pukul 07.00. acara sakral. Puncak dari perjuanganku selama 4 tahun merantau di Semarang. Wisuda.

Senang karena  perjuangan ku dalam berkutat dengan skripsi kemudian dilanjut revisi akhirnya selesai sudah. Perjuangan yang menghabiskan berpeluh-peluh keringat dan emosi batin yang mengiringiku selama merampungkan skripsi.

Sedih karena itu artinya statusku sudah bukan mahasiswi lagi. Siap menyongsong ke real life. Dunianya orang dewasa. Bekerja atau menjadi ibu rumah tangga, itu pilihan hidup. Dalam fase ini aku dituntut untuk lebih bijaksana bersikap dewasa dalam menghadapi apapun yang akan terjadi dalam hidup ini.

Saatnya untuk mencari-cari kerja yang sesuai dengan bidangku dan tentunya dengan gaji yang not bad untuk ukuran fresh graduate. Idealis memang, baru lulus mencari kerja dengan gaji yang not bad. Tapi itu wajar ada dalam kehidupan ini. dont judge, oke?

Wisuda fakultas berlangsung jam 8, namun para wisudawan harus sudah kumpul jam 07.00. lokasinya ada di gedung baru FIB. Perdana loh ini, wisuda periode ini yang ‘mengawali’ pemakaian gedung ini setelah pembangunan selesai. aku berangkat ke kampus bersama kedua orang tuaku. Wisuda fakultas berlangsung sampai pukul 10.00.

Pukul 12.00 wisudawan disuruh kumpul lagi di Gedung Soedarto. Disini dilangsungkan wisuda universitas dan dihadiri oleh seluruh wisudawan fakultas  di Universitas Diponegoro bedanya dengan wisuda fakultas yang hanya dihadiri oleh wisudawan fakultas ilmu budaya saja. di Undip, untuk acara wisuda fakultas tergantung kebijakan fakultasnya masing-masing.seperti halnya FIB, dilangsungkan wisuda fakultas pertama kali adalah periode ini. sebelumnya tidak pernah. Mungkin karena trial gedung baru kali ya~

Wisuda Univeristas berlangsung sampai pukul 04.00. huft capek di dalam duduk-duduk aja. Sambil nunggu antrian untuk salaman dengan rektor sesuai fakultas jadi lama banget bok~
Namun, gak bosen-bosen banget disana karena Pak Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H, M.Hum selaku Rektor Universitas Diponegoro memberikan pidato yang tidak membosankan, serta lucu sehingga kami para wisudawan dan pendamping dibuat tertawa olehnya. Petuah-petuah yang diberikan oleh Pak Yos ngena banget ke hati para wisudawan, apalagi untuk fresh graduate yang telah dilepasnya untuk menapaki dunia lain. Eh, maksudnya dunia kerja yang memiliki tantangan lebih berat dibanding ketika masih menjadi mahasiswa.

Kami harus mempersiapkan itu semua. Terutama mental, dunia kerja yang sesungguhnya bukan dunia main-main yang seenaknya mengambil keputusan. Perlu dipikirkan matang-matang bila kita sudah bekerja. Apalagi kami akan membawa nama Undip untuk kedepannya. Aku bangga menjadi mahasiswi Undip. Salah satu universitas negeri favorit di Indonesia. tentunya di dunia kerja nanti, tidak boleh gegabah.

Terimakasih buat Mamah dan Bapak yang membesarkanku, membiayaiku, menyabarkan aku dan mendukungku sampai kepada titik ini. Usia 22 Tahun. Tanpa Mamah dan Bapak, aku hanya butiran debu di gersangnya oase kehidupan.

Terimakasi buat teman-teman yang datang dan menunggu setelah wisudaku. Tanpa kalian, im nothing. Tanpa kalian aku akan kesepian di tanah rantau ini. tanpa kalian, aku tidak akan mempunyai cerita hebat yang akan kuceritakan kelak kepada anak-anakku nanti. Tanpa kalian, aku tidak akan mendapatkan kado banyak ini :P








You May Also Like

0 comments

silahkan berkomentar sesuka hati disini..