TEMU KANGEN ~ TIADA KESAN TANPA CANDA TAWAMU

by - 2:08 PM




3-4 mei 2014 
Lama sekali kata-kata ku tidak tercurahkan disini. Maafkan aku yang terlalu sibuk dengan rutinitas-rutinitas yang menyita waktu. Seperti biasa aku masih aktif di keanggotaan KSR Undip dan sampai sekarang pun aku masih jadi pengurus di divisi Humas. Lelah? Pastii.
Nah postingan kali ini aku akan membabat habis tentang pengalaman yang tak terlupakan. Hari yang kuhabiskan bersama teman-teman kelas C Ilmu Perpustakaan tercinta. Acara spektakuler yang baru dimulai  selama hampir 3 tahun berperan sebagai mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Temu Kangen!
Yap, beruntungnya disini aku berpartisipasi jadi penyelenggara acara. Walaupun semua sama, tapi aku ikut berperan dalam merencanakan acara supaya meriah dan berkesan di benak sodara-sodara kelas C.
Temu Kangen. Kenapa namanya Temu Kangen?
Pada semester enam ini Ilmu Perpustakaan dihadapkan oleh dua pilihan peminatan. Mahasiswa bebas memilih antara peminatan perpustakaan atau kearsipan. Hukumnya wajib. Semua berhak memilih. Tergantung passion dan selera sih.. #halah. Namun ada banyak juga yang ikut-ikutan gegaranya temen-temenya milih peminatan ini atau itu.
Otomatis, kelas C ini pun tak dapat memungkiri kenyataan yang memilukan ini. Tak dapat dielakan artinya perpisahan karena perbedaan peminatan. Banyak yang mengambil arsip, dan banyak pula yang mengambil perpustakaan. Semester enam pun kita lalui dengan suasana yang berbeda. Harus beradaptasi lagi karena kelasnya dipisah. Harus terima bahwa ada orang-orang baru, pindahan dari kelas lain yang menjadi satu peminatan dengan kami.
Suasana kelas yang dulu begitu riuh menggelegar dengan beberapa orang yang konyol, sekarang sudah pindah kelas. Kelas jadi agak sepi dan terkesan serius. Tidak selengekan kaya dulu. Tapi itulah hidup. Roda berp

utar.
Kami merencanakan Temu Kangen bertempat di Bandungan. Sebuah vila yang bernama “Vila Kana” menjadi tempat bersenang-senang kami, tempat kami ber-quality time. Vilanya luas dan bagus. Kami leluasa bermain sepuasnya disini. 2 hari 1 malam.
Destinasi pertama kami adalah Umbul Sidomukti, namun karena ada kendala dengan mobil yang membawa barang-barang, jadi Umbul Sidomuktinya pun dibatalkan.
Mobil mogok dan perlu perbaikan yang memakan cukup waktu yang lama. Mobil pick up-nya itu pun harus rela untuk opname di bengkel. Kemudia kami menyewa mobil lain dari Tembalang untuk mengakut barang-barang yang sudah dibawa untuk menuju Bandungan.
Ketika semua sudah berkumpul di villa dengan barang masing-masing, makan siang yang seharusnya dilangsung di umbul sidomukti, harus rela untuk disantap di villa. Semua memutar jadi satu lingkaran besar dan hidangan siap dibabat habis.
Setelah makan siang, waktu menuju sore.. semua pada asik sendiri. Ada yang foto-foto, yang yang ngobrol dan macem-macem. Di rundown acara seharusnya masih di umbul di umbul sidomukti, namun karena batal.. jadi deh jam bebas di villa. Santai-santai.


Malam menjelang. Setelah kita bersantai-santai makan malam pun tiba. Nyam nyam.. silahkan menikmati hidangan malam iniiii.. ckckc
Perut sudah kenyang, semangat untuk mengikuti acara seneng-seneng ini pun mulai berkobar. Dara membuka malam ini karena dia sebagai MC. Lalu Agus sebagai komting pun memberi sambutan.
Acara pertama adalah pemutaran video english conversation. Jadi dulu di mata kuliah english conversation, pernah dikasih tugas untuk membuat video yang mengandung bahasa inggrisnya. Video-video dari anak kelas c ini pada kocak, aktingnya masih natural banget. Video-video yang diputar ini sungguh menggelikan lihat temen-temen beraksi di depan kamera dan terpaksa untuk berakting. Adegan-adegan konyol yang tersaji dari veideo-video yang berdurasi kurang lebih tiga menit itu membuat malam keakraban ini semakin seru. Celoteh-celoteh dan ejekan membuat suasana makin riuh. Semua tertawa, momentum ini sangat hangat tertawa bersama teman-teman seperjuangan.
nonton video

Setelah video-video itu diputar. Acara selanjutnya adalah tukar-menukar kado. Dari awal memang sudah ditetapkan bahwa setiap anak harus membawa kado untuk ditukarkan. Kado bukan sembarang kado. Kado tersebut harus mengandung filosofi dan alasan mengapa memberikan kado tersebut. Kado tersebut di bungkus dengan koran supaya lebih hemat.
Kado dari teman-teman banyak macamnya. Lucu-lucu pula filosofinya. Aku memberikan hadiah celengan ikan dan yang mendapat kadoku adalah si prischa. Sedangkan aku mendapat kartu perdana simpati dari irul. Ada yang mendapat lem castol, gunting, gelas, ada yang sengaja bikin pakai tangan sendiri, bagus dan kreatif deh kado-kadonya.
tukar menukar kado!

Next rundown adalah pemberian nominasi. Nah ini nih, setiap orang pasti memiliki kriteria sendiri-sendiri kan. Disini akan diberikan julukan-julukan sesuai apa yang dilakukannya selama kuliah. Ada yang termacho, tercuek, tergalak, terpolos, ternyinyir, termanyun, tergaje dan banyak sekali julukan-julukan yang diberikan. Setiap orang wajib mendapatkan julukan tersebut. Julukan-julukan tersebut diberikan bersama selempang bertuliskan julukan masing-masing, dan pemberian selempang pun serasa mengikuti miss universe gitu, dipakaikan oleh komting.. muehehe
Dengan memakai selempangnya masing-masing, lanjutlah acara berikutnya yaitu Truth Or Dare. Mihihi.. agak serem juga ya bila rahasia-rahasia kita terkuak disini. Masalahnya adalah privasi masing-masing. Eitsss tunggu dulu, Truth or Dare kali ini dari kita (penyelenggara acara) yang menentukan pertanyaan-pertanyaan. Jadi tenang. Privasi masih terjaga kok. Cuman ya pertanyaan-pertanyaan bikin cengo. Dari masalah hati, kesukaan sampe jawaban-jawaban dari mulut masing-masing anak bikin kita ngekek dan saling mencela satu sama lain.
terrr terrrr



Dengan memutarkan musik melalui leptop, ada benda yang terus memutar dari anak ke anak. Bila musik berhenti, seseorang yang mendapat benda itu wajib mengambil salah satu kertas yang telah di gulung-gulung berisi pertanyaan. Truth or dare!
Truth or dare sukses dilaksanakan. Berganti ke acara selanjutnya yakni api unggun. Tempatnya di luar villa. Udara yang dingin merasuk tubuh. Namun, ada api yang berkobar dengan hebat sehingga menghangatkan kami. Kami duduk melingkas mengitari api unggun.
Momen ini sungguh syahdu. Dengan alunan gitar dan kehangatan api unggun berpadukan dinginnya malam pegunungan, kami bernyayoi bersama. Ada yang memainkan gitar sedangkan yang menyanyikan lagu. Kemudian dilanjut dengan pesan dan kesan selama bersama kelas c. Kebersamaan ini tak akan terlupakan. Sungguh menyenangkan.
Malam semakin larut. Bulan semakin tinggi posisinya diatas kepala. Saatnya untuk istirahat. Namun ada sebagian yang masih ingin berkarokean dengan menyanyikan lagu dangdut. Ada yang tidur. Malam ini kita bebas. Bersenang-senang sesuka hati.

Pagi hari kita terbangun. Pagi hari adalah jadwalnya kita untuk ke pasar lalu lomba memasak. Sudah dibagi keoompok-kelompoknya. Dari kelompok tersebut sudah dibagi pula bahan makanan yang harus dibeli di pasar.
Nah aku pergi ke pasar untuk membeli tempe dan tahu serta kangkung. Tapi aku tidak sendirian, aku ditemani anggota kelompokku yakni mas veri, erwan dan eny. Adaadegan yang mengemaskan disini. Kami tidak tahu kondisi pasar di bandungan.sebut saja kami adalah orang awam.
            So, kami membeli kangkung, tempe dan tahu itu dengan harga yang sedikit agak menjulang. Kami heran, kok harganya segini? Tapi sesuai sih, karena kami membelinya di tempat wisatanya di pasar bandungan. Dilihat dari bentuknya yang kami beli puns esuai, karena bagus dan emang produk yang agak elite lah.

            Dengan uang yang pas-pasan pun kita beli itu tempe dan tahu. Kemudian kami memutar seluruh pasar bandungan, eeee... ternyata dan ternyata.. kami salah tempat dalam membeli itu bahan makanan. Ternyata pasar bandungan ada di sisi sebelah kanan. Dan itu harganya murah. Sedangkan kami beli di tempat wistanya. Ya ampuuun.. pantes aja harganya selangit. Gakpapa lah, dimaklumin saja ya. Orang awam. Wekekeke
            Sudah selesai kita membeli bahan makanan. Kami kembalike villa. Kami jalan kaki. Emang tidak terlalu jauh sih dari villa kami. Lumayan terjangkau jaraknya.
Kemudian kami masak bahan-bahan yang sudah kami beli. Empat kelompok itu memasak sesuai dengan bahan-bahan yang mereka beli. Kelompokku pun juga begitu. Villa yang kami tempati ini luas jadi bisa buat masak empat kelompok.
masak buu ibuu

Setelah semua masakan jadi, jeng jeng... saatnya kami sarapan. Menu buatan kami  ini beraneka ragam. Terserah mau pilih yang mana. Takada yang menang ataupun kalah. Karena maksud dari acara ini adalah menyatukan kebersamaan kami dengan memasak bersama, makan bersama juga. Dari kami dan untuk kami sendiri. Setidaknya bisa menghemat duit, sarapan gak perlu pesan. Hehe
Perut sudah kenyang. Semangat pun kembali berkobar. Semua sudah siap mengikuti acara yang telah dipersiapkan sebaik mungkn. Pagi ini adalah saatnya untuk bermain bersama!
Games pertama adalah menyusun koin. Aku mengadaptasi salah satu permainan ini dari program reality show Running Man. Jadi maju dua kelompok-dua kelompok dulu.. menyusun koin yang telah disediakan. Koin-koin dijadikan satu, lalu perwakilan dari kelompk rebutan koin itu dan menyusunnya menjadi tower. Dari dua kempok itu siapa yang tower koinnya paling tinggi, bisa masuk final. Setelah itu dua kelompok selanjutnya pun begitu.

Games kedua adalah sarung. Jadi games ini setiap kelompok baris sejajar dengan bergandengan tangan satu sama lain. lalu orang yang paling depan membawa sarung dan sarung itu harus bisa sampai ke ujung kelompok tanpa ada yang melepas genggaman tangannya. Jadi sarung tersebut harus bisa sampai ujung. Permainan ini mengandung kerjasama dan kebersamaan yang erat,serta trik untuk menentukan cara supaya sarung bisa sampai ke ujung tanpa melepas genggaman tangan masing-masing orang. Games ini juga memerlukan strategi untuk cepat, karena dari masing kelompok ini siapa yang paling cepat bisa masuk final dan jadi pemenang.

Games ketiga adalah panjang-panjangan. Games ini aku adaptasi dari acara Summer Campnya Teknik waktu aku satgas dulu. Jadi setiap kelompok membentuk formasi untuk panjang-panjangan. Mereka boleh terlentang, lepas baju, atau apa yang penting formasi mereka panjang dan tak ada yang terputus. Games ini dikasih waktu. Siapa yang paling panjang dialah yang bisa masuk babak final dan jadi pemenang.

Lucunya, di games ini cowok-cowoknya pada lepas baju, lepas celana, lepas ikat pinggang, pakai dompet, pake duit.. pokoknya lucu-lucu ide mereka supaya mendapatkan formasi yang paling panjang. Sportifitas kelas c dan semangat untuk menang diacungi jempol!
Games keempat adalah wefie team! jadi,satu team harus in frame semua. mukanya haru kelihatan dan harus tersenyum. 


Games ke lima adalah Dodge ball! Lagi-lagi Running Man menjadi insiprasi dalam pemilihan untuk acara Temu Kangen ini. Nah ini adalah games empat kemlompk bermain bersama di halaman villa. Untungnya halaman villa ini luas jadi bisa digunakan buat games ini. Satu kelompk menentukan siapa yang jadi ratu di kelompk tersebut. Ratu itu harus dilindungi oleh kelompoknya supaya tidak terkena bola. Namun bila ratu tersebut terkena bola, kelompok tersebut di diskualifikasi. Sedangkan bila pertahanan dari salah satu anggota kelompok itu terkena bola, orang tersebut bisa out. Tapi, bila kelompok itu menangkapnya, tidak out, tapi boleh dilemparkan ke kelompk yang lain.



Haaaahh.. lelah namun menyenangkan. Saatnya penentuan juara satu dua tiga dan siapa yang jadi losers sehingga harus terkena hukuman. Hukumannya adalah memakan pop mie dengan dikasih sambel yang super puedaass.. huahaha *tertawa jahat.
loser team

Hari sudah semakin siang. Semua cara sudah dilalui dengan suka ria bersama teman-teman tersayang. Saatnya untuk berkemas. Setelah berkemas, kami pun lanjut makan siang dirumah Agus. Dirumah agus yang tak jauh dari villa kami berada, sudah dipersiapkan makanan oleh keluarganya Agus.

Setelah makan siang ini, kami pun mengumpulkan kaos untuk siap ditandatangani oleh warga kelas c. Setiap orang bertandatangan dikaos kami masing-masing.
Sebenarnya ada misi untuk para cowok. Namun sepertinya ini gagal. Misi ini tim acara yang membuat dan sudah disampaikan ke anak-anak cowok pas TM sebelum hari H. Misi yang mana para cowok megamati tingkah laku para cewek selama dua hari itu di villa. Seharusnya pas di rumah Agus ini diutarakan dihadapan warga kelas c semua. Namun ada yang lupa memperhatikanlah, ada yang sibuk seneng-senenglah.. jadinya gagal. Tapi ada sih beberapa yang memperhatikan cewek. Misalnya aja nih, laporan dari salah satu cowok, bilang kalau cewek ini selama duahari udah ngupil 4 kali, wkwkw.. dan yang lainlain, lucu-lucu laporan dari mereka.
Hari semakin malam, saatnya untuk pulang ke Tembalang. Dua hari ini begitu berkesan dan tak akan dilupakan. Menjadi cerita untuk anak cucu serta sebagai penambah rasa kekeluargaan kami meskipun kami sudah berpisah kelas. Menjadi cerita klasik untuk masa depan.
Sekian.




You May Also Like

0 comments

silahkan berkomentar sesuka hati disini..