perjalanan danus bakti sosial 2012

by - 6:12 PM


                Kegiatan bakti sosial ini tak akan berjalan  dengan baik bila tak ada Danus yang menjadi sumber penghasil pundi-pundi rupiah untuk mengadakan kegiatan. Karena bakti sosial yang pada dasarnya  membutuhkan uaang yang tak sedikit.
                Terpilihlah beberapa orang yang mengisi posisi Seksi Danus (dana usaha) . semua tenaga dikerahkan untuk mendaptkan hasil yang maksimal supaya kegiatan bisa berjalan dengan baik .
                Dana usaha yang kerjanya susah-susah gampang, mengadakan beberapa kegiatan untuk mendapatkan  uang yang banyak.
                Danus pertama adalah dengan berjualan gorengan dan roti ke kampus-kampus. Dan alhamdulillah, hasilnya lumayan. Tapi itu belum cukup memenuhi syarat. Para sie danus berinisiatif untuk berjualan lain, jadi tidak hanya mengandalkan jualan gorengan dan roti saja.
                Para sie danus di bantu dengan teman-teman lain, mengumpulkan botol-botol bekas untuk dijual kembali. Selain botol, untuk mendapatkan uang yang tak sedikit, sie danus juga mengumpulkan baju-baju bekas dari sumbangan beberapa teman untuk dijual pada hari minggu pagi di pasar murah yang letaknya di stadion diponegoro. Sie danus memanfaatkan momen ini untuk menjajahkan baju-baju sumbangan yang layak pakai di pasar murah ini. istilah kerennya adalah “ngawul”. Hasilnya ? kita mendapatkan hasil yang lumayan banyak.
Ngawul bukan dilakukan sehari saja , tapi tiap hari minggu. Dan banyak baju yang terjual. Hasilnya pun lumayan.
Saat bulan Ramadhan, kita memanfaatkan momen ini untuk berjualan ta’jil. Ta’jil yang kita jual adalah es buah. Satu gelasnya seharga Rp. 5.000. beberapa orang menyebar di penjuru semarang untuk menjualkan ta’jil. Beberapa lokasi yang terpilih adalah simpang lima, kota lama, dan semarang indah.
Berjualan ta’jil mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan kita untung lumayan banyak.
                Kegiatan danus berlangsung sampai mendekati hari-H. dan hasilnya, cukup membuat acara bakti sosial 2012 berjalan lancar. Acara bakti sosial ini tidak hanya bertumpu pada danus saja, kita juga menggunakan sponshorship untuk menambah pemasukan. Tak jarang dari pihak sponsor yang memberikan beberapa produknya, dan ini sudah lumayan sekali.

You May Also Like

0 comments

silahkan berkomentar sesuka hati disini..